PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH GELAR MONITORING BERSAMA PROGRAM YKKS-CHILDFUND INTERNATIONAL
18 June 2026Semarang — Yayasan Kesejahteraan dan Keselamatan Sosial (YKKS) dan ChildFund International di Indonesia menyelenggarakan Pertemuan Koordinasi dan Monitoring Bersama program kemitraan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Pemerintah Kota Semarang. Kegiatan berlangsung selama dua hari, Rabu–Kamis, 10–11 Juni 2026, bertempat di Ruang Rapat Utama Asisten lantai IV Setda Provinsi Jawa Tengah.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kerja sama antara ChildFund International dan Kementerian Sosial RI yang tertuang dalam Memorandum Saling Pengertian (MSP), dengan YKKS sebagai mitra pelaksana di Kota Semarang. Sebagai tindak lanjut, YKKS dan Pemerintah Kota Semarang telah menandatangani Rencana Kerja Tahunan (RKT) sebagai turunan dari Rencana Induk Kerja antara Kemensos dan ChildFund International.
Pada hari pertama, kegiatan difokuskan pada pemaparan capaian program, meliputi empat bidang utama: Kesehatan Remaja Berbasis Sekolah (Health), Perlindungan Anak (Protection), keamanan digital (Swipe Safe), dan pemberdayaan ekonomi (Livelihood). Kepala Biro Pemerintahan, Otonomi Daerah dan Kerja Sama Provinsi Jawa Tengah turut memberikan paparan materi pada sesi pembukaan. Sesi sore diisi dengan diskusi kelompok bersama OPD terkait untuk menampung masukan serta menjajaki peluang integrasi dan kolaborasi program ke depan.
Hari kedua diisi dengan kunjungan lapangan ke enam lokasi secara paralel, antara lain JPPA Kelurahan Tanjung Mas, SMK Negeri 5 Semarang, SD Negeri Bandarharjo 2, SMP Negeri 39 Semarang, SMA Negeri 5 Semarang, dan SMP Negeri 2 Semarang. Masing-masing tim didampingi oleh perwakilan OPD Provinsi maupun Kota yang relevan dengan program yang dikunjungi.
Kegiatan ini melibatkan lebih dari 30 unsur OPD dan instansi, baik dari tingkat Provinsi Jawa Tengah maupun Kota Semarang, termasuk Bappeda, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, DP3AKB, Dinas Kesehatan, serta perwakilan kecamatan dan kelurahan. Dengan monitoring bersama ini, diharapkan terbuka peluang replikasi dan scale up program ke wilayah lain di masa mendatang.