Pemprov Jateng Tekankan Penguatan Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik di Cilacap

18 June 2026

Cilacap – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggelar pertemuan asistensi dan koordinasi pemerintahan bersama Pemerintah Kabupaten Cilacap pada Minggu, 15 Maret 2026, pukul 13.00 WIB di Aula BPKAD Kabupaten Cilacap. Kegiatan berlangsung terbuka bagi wartawan dan media serta diakhiri dengan sesi doorstop.

Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, yakni Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspem Kesra) Provinsi Jawa Tengah, Kepala Biro Pemerintahan, Otonomi Daerah dan Kerja Sama (Karo Pemotdaks), Kepala Biro Hukum, Dispermades Dukcapil, BPBD Provinsi Jawa Tengah, dan Inspektorat Provinsi Jawa Tengah.

Dari Pemerintah Kabupaten Cilacap hadir Plt Bupati Cilacap, unsur Forkopimda yang terdiri dari Kapolres, Dandim, Danlanal, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cilacap, para Kepala OPD, serta para camat se-Kabupaten Cilacap.

Dalam arahannya, Asisten Pemerintahan dan Kesra Provinsi Jawa Tengah menekankan pentingnya menjaga kelancaran roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Cilacap. Ia meminta agar segera ditetapkan Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah guna memastikan administrasi pemerintahan berjalan optimal.

Selain itu, seluruh urusan pemerintahan yang berada di bawah koordinasi Asisten Pemerintahan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, serta Asisten Administrasi Umum diminta segera diidentifikasi agar pelayanan kepada masyarakat tidak mengalami hambatan.

Aspem Kesra juga meminta dukungan penuh dari jajaran Forkopimda untuk bersama-sama menjaga stabilitas pemerintahan daerah dan memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan maksimal. Terkait kewenangan Plt Bupati, ia mengingatkan bahwa terdapat perbedaan dengan kepala daerah definitif sehingga perlu dikonsultasikan dengan Inspektorat Provinsi apabila terdapat hal-hal yang memerlukan penjelasan lebih lanjut.

Dalam kesempatan tersebut, Aspem Kesra menegaskan pentingnya membangun budaya pemerintahan yang bersih dan berintegritas. Seluruh aparatur diminta menghindari praktik-praktik yang menjadi perhatian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) maupun Aparat Penegak Hukum (APH), terutama yang berkaitan dengan momentum Lebaran, pengadaan barang dan jasa (PBJ), pelantikan pegawai, serta proses perizinan.

Ia juga mengingatkan agar seluruh urusan wajib pemerintahan, seperti bidang kesehatan, pendidikan, infrastruktur, dan kewajiban daerah lainnya, tetap menjadi prioritas dan segera dituntaskan. Kepada para camat, Aspem Kesra menekankan pentingnya mitigasi terhadap potensi pelanggaran, khususnya dalam proses perekrutan perangkat desa.

Lebih lanjut disampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah siap memberikan dukungan terhadap berbagai program strategis di Kabupaten Cilacap, termasuk fasilitasi penyusunan produk hukum hingga ke Kementerian Dalam Negeri. Pemerintah provinsi juga berkomitmen responsif terhadap dinamika perdagangan dan investasi guna menjaga iklim usaha yang kondusif.

Aspem Kesra turut mengajak insan pers untuk menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat dengan mengedepankan konfirmasi dan verifikasi kepada pemerintah daerah. Selain itu, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) diminta terus berperan dalam menjaga ketenteraman dan kondusivitas masyarakat.

Secara khusus kepada Plt Bupati Cilacap, Aspem Kesra menegaskan bahwa tugas dan tanggung jawab kepala daerah harus tetap dijalankan secara optimal. Ia memastikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah siap memfasilitasi komunikasi antarpemangku kepentingan, kerja sama daerah, investasi, maupun pengajuan produk hukum yang diperlukan.

Sementara itu, Kapolres Cilacap menyampaikan bahwa jajaran kepolisian tengah mempersiapkan Operasi Ketupat Candi 2026 guna menjamin kelancaran dan keamanan perayaan Idulfitri. Kapolres juga meminta seluruh jajaran pemerintah daerah tidak ragu melaporkan apabila terdapat pihak-pihak yang mengganggu jalannya pemerintahan, serta menegaskan pentingnya bekerja sesuai regulasi yang berlaku.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cilacap menyatakan kesiapan DPRD untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Cilacap dalam menjalankan pembangunan daerah. Ia juga menyampaikan keprihatinan atas berbagai permasalahan yang terjadi dan mengajak seluruh pihak melakukan introspeksi serta menghilangkan budaya yang berpotensi merugikan masyarakat maupun pemerintah daerah.

Senada dengan hal tersebut, Danlanal menyampaikan komitmennya untuk mendukung dan bersinergi dengan siapa pun yang memimpin Kabupaten Cilacap. Menurutnya, seluruh unsur pemerintahan harus bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing demi kepentingan masyarakat serta peningkatan kepercayaan publik. Danlanal juga menegaskan kesiapan dalam menjaga keamanan, kenyamanan, dan kondusivitas wilayah menjelang Hari Raya Idulfitri.

Dalam sambutannya, Plt Bupati Cilacap menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada tim asistensi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Ia menegaskan kepada seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar senantiasa menjaga integritas, bekerja secara jujur, menjalankan tugas sesuai kewenangan, serta tidak menyalahgunakan jabatan.

Plt Bupati juga mengumumkan bahwa mulai Senin, 16 Maret 2026, akan ditetapkan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap guna menghindari hambatan dalam penyelenggaraan pemerintahan. Selain itu, berbagai program pembangunan yang telah berjalan pada periode sebelumnya, meliputi sektor kesehatan, sosial, administrasi pemerintahan, pendidikan, dan infrastruktur, dipastikan akan tetap dilanjutkan demi menjaga keberlangsungan pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan berlangsung dengan lancar, tertib, dan kondusif. Acara yang terbuka bagi wartawan dan media tersebut ditutup dengan sesi doorstop untuk memberikan kesempatan kepada awak media memperoleh informasi secara langsung dari para narasumber.